Mastitis ialah infeksi yang terjadi pada jaringan payudara yang
disebabkan oleh bakteri yang masuk dari mulut bayi ke saluran payudara
melalui puting susu.
Kondisi ini menyebabkan payudara kemerahan,
bengkak, terasa terbakar, hingga demam. Kondisi ini juga merupakan
masalah umum yang kerap dialami ibu menyusui.
Meski bisa datang kapan saja saat masa menyusui, tapi yang sering terjadi ialah di enam minggu pertama setelah kelahiran.
Selain
disebabkan oleh faktor bakteri yang masuk, kondisi ini juga bisa
disebabkan karena ASI yang tidak keluar. Sehingga hal ini membuat
payudara bengkak dan terjadi mastitis.
Stres, kelelahan, nutrisi
yang buruk, serta bra yang ketat, juga menjadi penyebab terjadinya
mastitis. Sedangkan bagi wanita yang mengalami gangguan pada sistem
kekebalan tubuh, atau AIDS lebih rentan untuk mengalami mastitis.
Jika sudah mengalami komplikasi, seperti timbulnya nanah di payudara, perlu untuk dilakukannya operasi.
Untuk mencegah mastitis terjadi, berikut beberapa hal yang perlu dihindari.
1. Menyusui dari kedua payudara.
2. Sering menyusui, bila payudara penuh.
3. Jangan menggunakan bra yang terlalu ketat.
4. Pastikan mulut bayi menempel dengan benar saat menyusui.
5. Hindari stres.
6. Hindari dehidrasi dengan minum yang cukup.
7. Biarkan bayi mengosongkan ASI pada satu payudara sebelum beralih ke payudara yang satunya.
8. Selalu menjaga kebersihan.
Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu para Ibu-Ibu atau calon Ibu yang nantinya akan menyusui juga, mudah-mudahan dapat diterapkan dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Bayam (Amaranthus spp.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting bagi tubuh.
Bayam adalah sayuran yang dapat mengatasi masalah diabetes serta
kanker. Sayur ini juga dikenal sebagai sayuran yang memiliki banyak
nutrisi seperti, protein, zat besi, mineral dan juga vitamin.
Nah, berikut ini alasan kenapa sayur bayam bisa mengatasi diabetes dan kanker. Simak yuk!
1. Menurunkan neuropati perifer dan otonom
Neuropati
perifer adalah kerusakan saraf pada telapak kaki, lengan dan tangan.
Sedangkan neuropati otonom kerusakan saraf pada jantung. Nah, dengan
konsumsi bayam dapat mengurangi risiko masalah tersebut.
2. Menurunkan glukosa
Kandungan
antioksidan yang ada pada bayam yang disebut alfa-lipoat dapat
menurunkan kadar glukosa. Nah, bagi kamu yang terserang penyakit
diabetes, bayam menjadi pilihan menu yang tepat.
3. Mencegah kanker
Bayam
memiliki kandungan klorofil yang dapat mencegah kanker. Bukan hanya itu
saja, zat lutein dan zeaxanthin juga dapat melindungi dari kanker
mulut.
4. Mencegah stres oksidatif
Antioksidan yang terdapat pada bayam juga dapat mencegah stres oksidatif, yang menyebabkan kerusakan sel-sel tubuh.
Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa Bayam ternyata memang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, contohnya dapat digunakan untuk mengatasi Diabetes dan Kanker. Demikian postingan kali ini, semoga dapat membantu pembaca agar hidup lebih sehat dengan mengkonsumsi bayam.
Berbicara mengenai gemuk, tentu ada beberapa orang yang takut jika berat badan mereka bertambah. Mereka takut akan gengsi ketika berjalan dihadapan orang-orang dengan badan yang lebih gemuk dari biasanya.
Ada juga beberapa orang yang sudah mencoba makan dengan porsi yang banyak, namun hasilnya berat badan mereka tetap tidak bertambah. Meskipun mereka mencobanya berulang kali. Ada yang bilang,punya badan seperti tersebut adalah suatu anugerah tersendiri. Karena dengan begitu mereka akan puas makan tanpa khawatir berat badan akan bertambah.
Sebaliknya ada yang hanya makan sedikit saja, badan mereka bertambah juga. Pada postingan kali ini, kita akan membahas beberapa makanan yang boleh dikonsumsi oleh orag yang tak ingin gemuk. Beberapa orang mungkin ada yang hobi makan, tapi hal ini pasti
akan membuat berat badan naik drastis. Sehingga membuat mereka harus
menjaga pola makannya.
Namun, beberapa makanan ini tidak akan membuat kamu gendut, meski makan dalam jumlah banyak. Apa saja ya guys?
1. Jamur
Jamur
memiliki kandungan serat yang tinggi dan tidak memiliki rasa. Hal ini
pula yang membuat jamur redah kalori dan tidak membuat badan gemuk,
meski konsumsi dalam jumlah banyak.
2. Tomat
Buah tomat juga rendah kalori, namun memiliki banyak vitamin A, B2 dan C, serta memiliki kandungan serat dan air yang tinggi.
3. Brokoli
Brokoli
juga salah satu makanan yang tinggi serat dan rendah kalori. Sehingga
tidak akan membuat gemuk jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
4. Selada
Daun
selada juga rendah akan kalori, namun juga memiliki kandungan serat
yang tinggi. Daun selada ini bisa kamu konsumsi tanpa dimasak.
5. Mentimun
Buah
mentimun juga salah satu makanan yang tidak akan membuat gemuk meski
dikonsumsi dalam jumlah banyak. Karena timun memiliki kandungan serat
yang tinggi dan rendah kalori.
Kiwi adalah sejenis buah beri yang dapat dimakan dari tanaman merambat berkayu dalam genus Actinidia. Actinidia asli berasal dari Shaanxi, Tiongkok.
Buah kiwi yang normal berbentuk oval, kira-kira sebesar telur ayam (5–8 cm / 2–3 in
dan diameter 4.5–5.5 cm / 1¾–2 ). Buah ini kaya serat, kulit berwarna
hijau-kecokelatan dan daging buah berwarna hijau terang atau keemasan
dengan biji kecil, hitam, dan bisa dimakan. Tekstur buah ini sangat
halus dan rasanya yang unik, saat ini buah kiwi sudah ditanam di
berbagai negara.
Mengandung Antioksidan
Dr. Marlyn Glenville, mantan Presiden Food and Health Forum (Forum Kesehatan dan Makanan), mengatakan bahwa kulit buah kiwi yang berambut mengandung antioksidan yang tinggi. Kulit buah kiwi mengandung antioksidan tiga kali lebih banyak daripada dagingnya. Manfaat dari kandungan antioksidan yang tingi, antara lain:
antikanker;
antiperadangan;
antialergen;
melawan bakteri: Staphylococcus dan E-coli, yang membuat manusia keracunan makanan.
Konsumsi buah kiwi baik untuk kesehatan, tak hanya itu saja buah kiwi juga bisa dikonsumsi saat perut dalam keadaan kosong.
Nah, berikut ini sejumlah manfaat buah kiwi bagi kesehatan. Apa saja ya?
1. Mengatur tekanan darah
Konsumsi
tiga buah kiwi dalam sehari dapat membantu tekanan darah, hal ini
karena senyawa bioaktif dalam buah kiwi. Sedangkan manfaat jangka
panjangnya buah kiwi membantu menurunkan risiko darah tinggi, seperti
serangan jantung dan stroke.
2. Menjaga kesehatan mata
Buah
kiwi juga membantu menjaga kesehatan mata, karena terdapat kandungan
zeaxanthin dan lutein yang berkontribusi melindungi mata.
3. Membantu menangani asma
Penderita
asma disarankan untuk konsumsi buah kiwi, karena buah ini juga
dipercaya dapat membantu menangani asma. Hal ini karena kandungan
vitamin C dan antioksidan yang ada pada buah kiwi.
4. Melancarakan perncernaan
Kandungan
serat pada buah kiwi baik untuk membantu memperlancar pencernaan.
Selain serat, juga terdapat enzim proteolytic yang bisa memecahkan
protein.